Nasional

5/cate1/Nasional

Berita Terbaru

Maulid Nabi 1448 H di Lubuak Pua, Tradisi Badikie Tarik Ribuan Warga

ONENEWSINDO.COM, PADANG PARIAMAN  — Tradisi badikie menjadi salah satu bagian menarik dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Su...

Videos

3/cate6/videos

Recent post

Maulid Nabi 1448 H di Lubuak Pua, Tradisi Badikie Tarik Ribuan Warga


ONENEWSINDO.COM, PADANG PARIAMAN — Tradisi badikie menjadi salah satu bagian menarik dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Surau Tangah Padang, Korong Lubuak Pua, Nagari Balah Aie Utara, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, pada 30–31 Agustus 2026.

Badikie merupakan tradisi melantunkan zikir dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW secara berkelompok. Tradisi keagamaan yang telah lama hidup di tengah masyarakat Minangkabau itu kembali dilaksanakan bersama rangkaian jamba, bungo lado, lamang, dan selawat dulang.

Panitia memperkirakan sekitar 8.500 warga menghadiri rangkaian Maulid. Antusiasme masyarakat juga terlihat dari partisipasi dalam pengumpulan sumbangan. Berdasarkan keterangan panitia, total sementara sumbangan yang terkumpul mencapai sekitar Rp186 juta.

Ketua Panitia Maulid Nabi Surau Tangah Padang, Efroy, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, jamaah, perantau serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, jamaah, perantau, niniak mamak, alim ulama, pemuda dan semua pihak yang telah ikut membantu menyukseskan Maulid Nabi di Surau Tangah Padang. Semoga tenaga, waktu, pikiran dan sumbangan yang diberikan menjadi amal ibadah dan mendapat balasan dari Allah SWT,” kata Efroy.

Peringatan Maulid Nabi tersebut tidak hanya menjadi momentum meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan gotong royong masyarakat. Panitia berharap tradisi badikie dan rangkaian keagamaan lainnya tetap terjaga serta dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Kapolda PBD Kunjungi Polres Sorong dan Polresta Sorong Kota, Perkuat Sinergi dengan Forkopimda dan Tokoh Masyarakat


ONENEWSINDO.COM, Sorong PBD – Kapolda Papua Barat Daya melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Sorong dan Polresta Sorong Kota, Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal sekaligus membangun sinergi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat TNI, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Kunjungan kerja diawali pada pagi hari di Polres Sorong dan dilanjutkan ke Polresta Sorong Kota pada siang hari. Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Papua Barat Daya didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Daya Ny. Loury Audie Latuheru, Wakapolda, Irwasda serta sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Barat Daya.

Di Polres Sorong, kunjungan turut dihadiri Bupati Kabupaten Sorong, Ketua DPRD Kabupaten Sorong, Kapolres Sorong beserta jajaran, Dandim 1802/Sorong, Danyonzipur, Danyon TP, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Kepala Suku Nusantara, Kepala Suku Besar Moi, Ketua LMA Malamoi, Ketua MUI, Ketua Klasis, Ketua Ikaswara, Ketua PHDI I Nyoman Sarjana, Ketua Buddha Erwin Gotawa, serta tokoh perempuan Ibu Sarlota Mobalen dan Ibu Monika Bless atau Mama Naa.

Selanjutnya, kunjungan kerja dilanjutkan ke Polresta Sorong Kota. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Sorong Septinus Lobat, S.H., M.P.A., Ketua DPRD Kota Sorong Drs. EC. John Lewerisa, Kapolresta Sorong Kota beserta jajaran, Dandim 1802 Sorong Letkol Inf. Nehemia Urim Perdana, S.I.P., serta unsur Forkopimda dan instansi terkait lainnya.

Hadir pula Ketua Pengadilan Negeri Sorong Helmin Somalay, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Sorong yang diwakili Kepala Seksi Barang Bukti, perwakilan Denpom XVIII/1 Sorong, perwakilan Batalyon 762, perwakilan Lapas Kelas II B Sorong, Kepala Bandara Kota Sorong, Kepala BPN Kota Sorong, Kepala Kantor Syahbandar Sorong, Kepala Imigrasi, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua Barat Daya.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan komunikasi, koordinasi dan sinergitas antara Polri dengan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait serta seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif.

Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja Kapolda Papua Barat Daya di Polres Sorong dan Polresta Sorong Kota berlangsung dengan aman dan terkendali.
*Salam persisi*

(Tim Humas Polda PBD/Red)

Pecinta Drag Bike Sumbar Bersiap, 234 SC Gelar Race Berhadiah Rp160 Juta


ONENEWSINDO.COM,PADANG — Kabar gembira bagi para pecinta olahraga otomotif, khususnya balap drag bike di Sumatera Barat. Komunitas 234 SC kembali menghadirkan event drag bike yang akan digelar di Lanud Sutan Sjahrir, Padang, pada Minggu, 13 September 2026..

Event yang mengusung semangat comeback tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dipersiapkan sebagai salah satu ajang bagi para pembalap untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat dan pencinta otomotif.

Menariknya, panitia menyiapkan total hadiah mencapai Rp160 juta serta satu unit sepeda motor bagi para peserta yang berhasil meraih prestasi terbaik di kelas yang diperlombakan.

Event tersebut juga menerapkan sistem hadiah full non-kuota, sehingga peserta memiliki kesempatan bersaing memperebutkan hadiah sesuai kelas dan ketentuan perlombaan yang telah ditetapkan panitia.

Untuk mengikuti perlombaan, peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp350 ribu. Pendaftaran secara online dijadwalkan mulai 1 September 2026, sedangkan pendaftaran on the spot berlangsung pada 11–13 September 2026, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.

Sementara itu, proses scrutineering atau pemeriksaan teknis kendaraan dijadwalkan pada Sabtu, 12 September 2026, mulai pukul 16.00 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB.

Lokasi pendaftaran dan scrutineering berada di Lanud Sutan Sjahrir Padang.

Pihak penyelenggara juga mengingatkan calon peserta untuk memperhatikan seluruh persyaratan perlombaan, termasuk ketentuan teknis kendaraan, administrasi pendaftaran, serta aturan yang berlaku selama event.

Kehadiran event drag bike 234 SC ini diharapkan mampu menjadi wadah positif bagi komunitas dan pembalap otomotif, khususnya di Sumatera Barat, sekaligus mendorong berkembangnya olahraga otomotif yang terorganisir dan mengedepankan aspek keselamatan.

Informasi lebih lanjut terkait pendaftaran dan perlombaan dapat diperoleh melalui kontak person yang tercantum dalam materi promosi, yakni Yonder WF di nomor 0853-5678-9555.

Dengan hadiah yang cukup besar dan konsep perlombaan full non-kuota, event 234 SC tersebut diperkirakan bakal menarik perhatian pembalap serta komunitas drag bike dari berbagai daerah.

Catatan: Materi yang Anda kirim memuat beberapa tulisan yang tampaknya salah terbaca, termasuk nama panitia dan beberapa istilah teknis. Saya sudah merapikan bagian yang dapat dipastikan, tetapi sebaiknya cek kembali nama pejabat/panitia, kategori kelas, dan tanggal pendaftaran sebelum berita dipublikasikan agar tidak terjadi kesalahan informasi.
Team 

Kodaeral XIV Sorong Menerima Kunjungan Kerja Panglima Koarmada RI



ONENEWSINDO.COM,Papua Barat Daya – Bertempat di Bandara Domine Eduard Osok, Komandan Kodaeral XIV Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., yang didampingi Ketua Daerah Kodaeral XIV Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Maulina Djatmoko melaksanakan penyambutan Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI)  Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., bersama Ketua Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Kiki Denih Hendrata yang tiba di Sorong dalam rangka kunjungan kerja di Kodaeral XIV Sorong dan Koarmada III. Minggu (30/08/2026).

Kedatangan Pangkoarmada RI beserta rombongan di Bandara Domine Eduard Osok dengan menggunakan Pesud CN235-220 MPA P-8306 TNI AL turut disambut Pangkoarmada III, Komandan Pasmar 3, Komandan Korem 181/PVT, Kabinda PBD, Karo Ops Polda PBD, dan Forkopimda Papua Barat Daya dan Kota Sorong, Pejabat Utama Kodaeral XIV, Koarmada III dan Pasmar 3.

Setelah penyambutan di Bandara Sorong, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Mako Kodaeral XIV Sorong, setiba di Mako Kodaeral XIV Sorong disambut tarian adat penyambutan khas Papua yang dibawakan Prajuri Kodaeral XIV Sorong, pengalungan Noken dan penyerahan Hand Bouquets sebagai bentuk penghormatan dalam penerimaan tamu kehormatan di wilayah Sorong Raya yang sekaligus sebagai penghormatan dan ungkapan selamat datang 

Dalam pelaksanaan kunjungan tersebut Pangkoarmada RI didampingi Asrena, Asops dan Asintel Pangkoarmada RI, menerima Laporan Komando di Ruang Audensi Mako Koadaeral XIV Sorong dan melaksanakan Tour Facility ke KRI Satrol, Dermaga serta RSAL Oetojo Kodaeral XIV Sorong.

Sementara itu Ketua Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, melaksanakan kunjungan ke TK Hang Tuah dan PAUD Nala Sorong untuk berinteraksi langsung dan memberikan bingkisan kepada  murid di Yayasan Hang Tuah Sorong.

Dengan kunjungan kerja Pangkoarmada RI di wilayah Sorong Raya ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi, sinergi, dan soliditas jajaran TNI AL serta mempererat kerja sama dengan unsur Forkopimda dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan dan keamanan laut di wilayah Papua Barat Daya.

(Kadispen Kodaeral XIV
Kolonel Laut (KH) R Doni Kundrat/Red)

Rotasi Polri, Hengki Haryadi Jadi Kapolda Baru Papua Barat Daya


ONENEWSINDO.COM,Papua Barat Daya – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi sejumlah pejabat tinggi dan menengah. Salah satu pergantian yang mendapat perhatian di wilayah timur Indonesia adalah perubahan kepemimpinan di Polda Papua Barat Daya, Senin (31/08/2026).

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026, Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., ditunjuk untuk mengemban amanah sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Hengki Haryadi sebelumnya menduduki posisi Wakapolda Riau. Penunjukan tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa tugas Brigjen Pol. Audie S Latuheru, S.I.K., M.Han., sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Dalam keputusan yang sama, Audie Latuheru mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I pada Sespim Lemdiklat Polri.

Pergantian pucuk pimpinan tersebut dijadwalkan akan ditindaklanjuti melalui serah terima jabatan yang direncanakan berlangsung di Mabes Polri pada 2 September 2026.

Bagi Polda Papua Barat Daya, pergantian pimpinan ini menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus momentum untuk melanjutkan berbagai program dan pelaksanaan tugas kepolisian di provinsi yang tergolong sebagai wilayah pemekaran baru tersebut.

Kehadiran Brigjen Hengki Haryadi diharapkan dapat memberikan warna baru dalam kepemimpinan Polda Papua Barat Daya, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI dan seluruh elemen masyarakat.

Mutasi tidak hanya terjadi pada jabatan Kapolda. Sejumlah pejabat utama Polda Papua Barat Daya juga mendapat penugasan baru sebagai bagian dari rotasi personel di tubuh Polri.

Salah satunya adalah Kombes Pol. Angling Guntoro, S.I.K., yang sebelumnya menjabat sebagai Dirintelkam Polda Papua Barat Daya. Ia dipercaya menempati jabatan baru sebagai Dirintelkam Polda Papua.

Posisi yang ditinggalkan Angling Guntoro selanjutnya akan diisi Kombes Pol. Satria Adrie Vibrianto, S.I.K., M.H. Ia sebelumnya bertugas sebagai Agen Intelijen Kepolisian Madya Tingkat III Baintelkam Polri.

Perubahan juga terjadi pada jajaran perencanaan. Kombes Pol. Sachroni Anwar, S.H., S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Karorena Polda Papua Barat Daya, mendapat tugas baru sebagai Karorena Polda Maluku.

Jabatan Karorena Polda Papua Barat Daya selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Andik Gunawan, S.I.K., M.A.P., yang sebelumnya menjabat Kabag RBP Rorena Polda Jawa Timur.

Rangkaian pergeseran tersebut memperlihatkan adanya penataan kembali sejumlah posisi strategis di lingkungan Polda Papua Barat Daya. Rotasi menjadi salah satu mekanisme organisasi Polri dalam mendorong penyegaran, pengembangan karier serta optimalisasi pelaksanaan tugas personel sesuai kebutuhan organisasi.

Kepemimpinan baru di bawah Brigjen Hengki Haryadi nantinya akan menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua Barat Daya. Stabilitas kamtibmas menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus pembangunan daerah.

Selain menjaga situasi keamanan tetap kondusif, jajaran Polda Papua Barat Daya juga dituntut terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian agar semakin dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pergantian sejumlah pejabat tersebut pun diharapkan tidak mengganggu kesinambungan tugas yang selama ini telah berjalan. Sebaliknya, rotasi diharapkan membawa energi baru sekaligus memperkuat soliditas internal dalam menghadapi dinamika keamanan di wilayah hukum Polda Papua Barat Daya.

Dengan ditunjuknya Brigjen Hengki Haryadi sebagai Kapolda Papua Barat Daya, estafet kepemimpinan kini memasuki babak baru. Seluruh jajaran kepolisian di wilayah tersebut selanjutnya akan bersiap menyambut kepemimpinan baru sekaligus melanjutkan komitmen menjaga keamanan, memberikan perlindungan dan pengayoman, serta membangun kepercayaan masyarakat.

Kasubid PID Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, membenarkan adanya keputusan mutasi dan rotasi tersebut.

Pergantian jabatan tersebut selanjutnya akan resmi berjalan setelah rangkaian serah terima jabatan dilaksanakan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan oleh Mabes Polri.

(Tim/Red)

Kapolda Papua Barat Daya Serahkan Bantuan Kasih kepada Jemaat GKI Tasik Tiberias Waisai




ONENEWSINDO.COM,WAISAI, RAJA AMPAT – Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie S. Latuheru, S.I.K., M.Han., bersama Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol. Fernando Sanches Napitupulu, S.I.K., menyerahkan bantuan kasih kepada Jemaat GKI Tasik Tiberias, Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian jajaran Polda Papua Barat Daya terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung kehidupan sosial dan keagamaan di wilayah Papua Barat Daya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Papua Barat Daya didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Daya Ny. Loury Audie Latuheru. Turut hadir Wakapolda Papua Barat Daya bersama ibu serta Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua Barat Daya.

Penyerahan bantuan kasih tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan jemaat serta komunitas keagamaan.

Kehadiran pimpinan Polda Papua Barat Daya di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, nyaman dan kondusif.

Melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, Polda Papua Barat Daya terus berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang humanis, peduli dan senantiasa hadir di tengah masyarakat.

(Tim Humas Polda PBD/Red)

Lewat Koarmada III, Pangkoarmada RI Lepas Bantuan Kemanusiaan 10 Ton untuk NTT




ONENEWSINDO.COM,Kota Sorong Papua Barat Daya – Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata melepas bantuan kemanusiaan sebanyak 10 ton untuk masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang bertempat di Dermaga Koarmada III, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat daya, Minggu (30/8/2026).

Bantuan tersebut disiapkan dalam rangka kunjungan kerja Pangkoarmada RI di Koarmada III sekaligus sebagai bentuk kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap masyarakat.

Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata mengatakan bantuan kemanusiaan tersebut berasal dari Koarmada III, Kodaeral XIV, dan Pasmar 3, Seluruh bantuan akan dikirim ke NTT menggunakan dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Panah dan KRI Bawal.

“Bantuan ini hadir dari Koarmada III, kemudian Kodaeral XIV dan Pasmar 3 yang akan kita kirim hari ini sebanyak 10 ton,” ujar Denih Hendrata.

Menurutnya, bantuan tersebut akan dibagi menjadi dua bagian untuk diangkut oleh masing-masing KRI. 

Proses penitipan dan penyerahan bantuan kepada kedua kapal perang tersebut juga telah dilaksanakan sebelum keberangkatan.

“Nanti dibagi dua yang akan diangkat oleh dua KRI, yaitu KRI Panah dan KRI Bawal, Dan sudah dilaksanakan prosesi untuk menitipkan sumbangan itu kepada dua KRI,” jelasnya.

Adapun bantuan yang dikirimkan terdiri dari berbagai kebutuhan masyarakat, di antaranya beras, minyak goreng, mi instan, obat-obatan, serta pakaian layak pakai.

Pangkoarmada RI berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat penerima di NTT.

“Apa yang kami harapkan dari bantuan kami, mereka bisa terbantu dengan apa yang diwujudkan,” ungkapnya.

Denih juga menegaskan bahwa kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap masyarakat tidak berhenti pada pengiriman bantuan kali ini. Apabila masih dibutuhkan, bantuan serupa akan terus diupayakan secara berkesinambungan dengan melibatkan berbagai pihak dan masyarakat.

“Tentu ini akan terus berkesinambungan kalau memang masih dibutuhkan. Dan kita bersama-sama masyarakat,” pungkasnya.

Pengiriman bantuan melalui KRI Panah dan KRI Bawal menjadi wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Laut dalam membantu masyarakat, sekaligus menunjukkan kehadiran TNI AL dalam misi kemanusiaan di berbagai wilayah Indonesia.

(Tim/Red)

Marinir dan Masyarakat Bersatu dalam Karya Bakti Bersihkan Lapangan Karel Gobay



ONENEWSINDO.COM,.Paniai - Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap fasilitas umum, personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir bersama masyarakat melaksanakan karya bakti membersihkan Lapangan Karel Gobay, Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Minggu (30/08/2026).

Kegiatan karya bakti tersebut dilaksanakan secara gotong royong dengan membersihkan berbagai bagian lapangan dan area sekitarnya. Personel Satgas bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan sampah, rumput liar, serta berbagai material yang mengganggu kebersihan dan kenyamanan Lapangan Karel Gobay sebagai salah satu fasilitas umum yang dimanfaatkan masyarakat.

Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara prajurit Marinir dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga dan merawat fasilitas umum.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir Letkol Marinir Helililntar Setiojoyo Laksono, S.E. menyampaikan “Lapangan Karel Gobay merupakan fasilitas yang digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat, sehingga kebersihan dan kenyamanannya menjadi tanggung jawab bersama, serta kami akan berupaya selalu hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar wilayah daerah operasi.” ujarnya.

Antusiasme masyarakat yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut semakin menambah semangat personel Satgas dalam melaksanakan karya bakti. Dengan penuh kebersamaan, prajurit dan masyarakat bekerja berdampingan hingga area Lapangan Karel Gobay terlihat lebih bersih, rapi, dan nyaman.

(Tim/Red)

Team Mangewang Polresta Sorong Kota Tangkap Dua Terduga Pelaku Curanmor, Motor Korban Diamankan




ONENEWSINDO.COM,Kota Sorong PBD - Team Mangewang Satuan Reskrim Polresta Sorong Kota berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan mengamankan dua orang terduga pelaku pada Sabtu (29/8/2026).

Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial A.A.A.S. dan F.A.T. Mereka diamankan setelah diduga terlibat dalam pencurian satu unit sepeda motor milik korban berinisial J.S.L.I. di Jalan Ata, Kelurahan Klasaman, Distrik Klaurung, Kota Sorong.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan polisi dengan Nomor: LP/B/849/VIII/2026/SPKT/Polresta Sorong Kota/Polda Papua Barat Daya, tertanggal 29 Agustus 2026.

Peristiwa pencurian diketahui korban setelah mendapati sepeda motor miliknya yang sebelumnya diparkir di dalam rumah dalam kondisi terkunci ganda telah hilang. Sementara itu, kunci sepeda motor masih berada pada rumah kunci.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Team Mangewang melakukan penyelidikan hingga memperoleh informasi mengenai keberadaan salah satu terduga pelaku yang diduga sedang mengendarai sepeda motor hasil curian di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Sorong.

Tim kemudian melakukan konsolidasi, analisis dan evaluasi serta pemetaan lokasi untuk menentukan langkah penangkapan. Petugas juga mengantisipasi kemungkinan terduga pelaku melarikan diri maupun melakukan perlawanan.

Saat dilakukan penindakan, terduga pelaku berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor yang diduga merupakan hasil curian. Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga berhasil menghadang dan mengamankan terduga pelaku.

Berdasarkan pemeriksaan awal, kedua terduga pelaku disebut mengakui perbuatannya. Mereka diduga mengambil sepeda motor korban dengan cara merusak rumah kunci setelah sebelumnya mematahkan stang kendaraan. Sepeda motor tersebut kemudian didorong dan dibawa meninggalkan lokasi.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 warna hitam-merah muda yang diduga merupakan milik korban.

Kedua terduga pelaku bersama barang bukti selanjutnya diamankan di Mapolresta Sorong Kota untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Polresta Sorong Kota menegaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menindak aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polresta Sorong Kota.

Keterangan: Kedua orang tersebut masih berstatus sebagai terduga pelaku dan proses hukum masih berlangsung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

(Tim Humas Polda PBD/Red)

Kapolda Papua Barat Daya Laksanakan Kunjungan Kerja ke Polres Raja Ampat


ONENEWSINDO.COM,Waisai PBD – Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han., melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Raja Ampat, Sabtu (29/8/2026).

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi, konsolidasi, serta memastikan kesiapan jajaran Kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Raja Ampat.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Papua Barat Daya didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Daya Ny. Loury Audie Latuheru, Wakapolda Papua Barat Daya bersama Ibu, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Barat Daya bersama Ibu.

Kegiatan turut dihadiri Kapolres Raja Ampat beserta Ibu, Sekda Kabupaten Raja Ampat, Forkopimda Kabupaten Raja Ampat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta personel Polres Raja Ampat.

Kehadiran Kapolda Papua Barat Daya di Polres Raja Ampat juga menjadi momentum untuk mempererat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolda menekankan pentingnya kehadiran Polri yang profesional, humanis, dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus membangun komunikasi yang kuat dengan para pemangku kepentingan di daerah.

Dengan sinergitas yang terjalin baik, diharapkan situasi kamtibmas di Kabupaten Raja Ampat tetap aman dan kondusif sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat beraktivitas dengan nyaman.

(Tim Humas Polda PBD/Red)

Polda Papua Barat Daya Perkuat Program Tourist Police, Produksi Video Promosi Pelayanan Wisatawan



ONENEWSINDO.COM,..Waisai PBD – Polda Papua Barat Daya terus memperkuat program Tourist Police sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang aman, humanis, profesional, dan responsif bagi wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Papua Barat Daya, Minggu (30/08/26).

Penguatan program tersebut mendapat dukungan penuh dari Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie S. Latuheru, S.I.K., M.Han. Kapolda mendorong sekaligus memerintahkan jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian, khususnya dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Arahan tersebut diwujudkan melalui penguatan berbagai inovasi pelayanan dan publikasi program Tourist Police. Langkah ini diharapkan dapat semakin memperkenalkan kehadiran Polri yang humanis sekaligus mendukung terciptanya citra positif destinasi wisata di Papua Barat Daya.

Sebagai tindak lanjut, Tim Multimedia Bidhumas Polda Papua Barat Daya bersama tim multimedia eksternal dan personel Polres Raja Ampat melaksanakan pengambilan video Tourist Police di sejumlah destinasi wisata unggulan Raja Ampat, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan yang melibatkan 11 personel tersebut berlangsung mulai pukul 12.25 WIT hingga 18.35 WIT, dengan lokasi pengambilan gambar di kawasan wisata Piaynemo dan Arborek, Kabupaten Raja Ampat.

Dalam proses produksi, tim tidak hanya merekam keindahan alam Raja Ampat, tetapi juga menampilkan kehadiran personel kepolisian dalam memberikan pelayanan, pendampingan, serta rasa aman kepada wisatawan melalui program Tourist Police.

Pengambilan gambar juga dilakukan menggunakan speedboat patroli, yang menjadi bagian dari visualisasi kesiapsiagaan personel kepolisian dalam mendukung keamanan aktivitas wisata bahari di wilayah Raja Ampat.

Menariknya, sejumlah wisatawan mancanegara asal Italia, Jerman, dan Inggris turut berpartisipasi sebagai model dalam video tersebut. Keterlibatan wisatawan asing ini diharapkan mampu memberikan gambaran nyata mengenai interaksi humanis antara polisi dan wisatawan, sekaligus memperlihatkan komitmen Polri dalam menciptakan pengalaman wisata yang aman dan nyaman.

Kasubbid PID Bidhumas Polda Papua Barat Daya Kompol Jenny S.A. Hengkelare mengatakan, seluruh materi video yang telah diambil selanjutnya akan diproses menjadi satu kesatuan video untuk mendukung publikasi dan sosialisasi program Tourist Police.

“Pengambilan video dilaksanakan di dua lokasi, yakni Piaynemo dan Arborek, dengan melibatkan personel kepolisian serta wisatawan mancanegara. Seluruh bahan mentah selanjutnya akan diproses menjadi video utuh,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen pimpinan dalam memperkuat pelayanan kepolisian di kawasan pariwisata, sekaligus memperkenalkan sosok Polri yang profesional, humanis, dan bersahabat kepada wisatawan.

Program Tourist Police diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman kepada wisatawan, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap pengembangan sektor pariwisata di Papua Barat Daya, khususnya Raja Ampat yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan Indonesia.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian pengambilan video berjalan aman dan terkendali. Tim bersama personel yang terlibat kemudian kembali dengan selamat.

Melalui program Tourist Police, Polda Papua Barat Daya berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang aman, humanis, profesional, dan responsif, sekaligus membangun kepercayaan wisatawan terhadap keamanan destinasi wisata di Papua Barat Daya.

(Tim Humas Polda PBD/Red)

Saat Starlink Jadi Penolong di Kepulauan Mentawai, Hukum Bilang Ini Ilegal: Kasus Yogi Uji Ketegasan Negara dan Nurani


ONENEWSINDO.COM,PADANG — Perkara yang menjerat Yogi Gilang Arya Setia (39), warga Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, terkait dugaan penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi tanpa izin kembali menjadi sorotan.

Yogi saat ini menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Padang. Perkara tersebut terdaftar dengan nomor 450/Pid.Sus/2026/PN Pdg.

Yogi didakwa berkaitan dengan penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi tanpa izin berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi.

Penasihat hukum Yogi, Romi Martianus, S.H., C.Med, mempertanyakan apakah persoalan perizinan dalam perkara tersebut harus langsung diselesaikan melalui jalur pidana.

“Kenapa pelanggaran perizinan harus dibawa ke pidana?” ujar Romi dalam keterangannya.

Berawal dari Kebutuhan Internet di Sikakap

Romi menjelaskan, persoalan tersebut berawal ketika Yogi memasang perangkat internet berbasis Starlink di wisma milik orang tuanya di Sikakap.

Pada awalnya, perangkat tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi. Namun, kondisi akses internet di wilayah Sikakap yang terbatas membuat masyarakat sekitar mulai memanfaatkan jaringan tersebut.

Tidak hanya masyarakat, sejumlah fasilitas pelayanan publik seperti puskesmas, Polsek dan kantor camat disebut juga membutuhkan akses internet.

Seiring meningkatnya kebutuhan, Yogi kemudian menyediakan layanan melalui sistem voucher. Salah satu paket yang disebutkan yakni 2 GB dengan harga Rp10 ribu.

“Awalnya banyak yang gratis. Karena masyarakat membutuhkan, kemudian dibuat voucher,” kata Romi.

Menurutnya, jaringan tersebut juga memiliki keunggulan karena dapat digunakan dengan sumber listrik alternatif seperti aki. Hal itu dinilai cukup membantu masyarakat di wilayah kepulauan yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur listrik dan telekomunikasi.

Legalitas Mulai Diurus

Aktivitas penyediaan layanan internet tersebut kemudian dipersoalkan karena diduga berkaitan dengan penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi tanpa izin.

Dalam prosesnya, Yogi disebut telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diterbitkan pada 2 Oktober 2025. Sementara sejumlah perizinan pendukung lainnya disebut masih dalam proses.

Menurut Romi, kepemilikan NIB tersebut menunjukkan adanya iktikad Yogi untuk menjalankan kegiatan usaha secara legal.

Kuasa hukum pun mempertanyakan pendekatan hukum yang digunakan dalam perkara tersebut. Jika persoalan utamanya berkaitan dengan administrasi dan perizinan, menurut Romi, aspek pembinaan dan penyelesaian administratif semestinya turut dipertimbangkan.

Namun demikian, penerapan ketentuan pidana dalam perkara tersebut tetap harus dilihat berdasarkan waktu kejadian, isi dakwaan jaksa, ketentuan sektoral yang berlaku, serta fakta dan alat bukti yang nantinya terungkap di persidangan.

Eksepsi Ditolak, Persidangan Berlanjut

Dalam proses persidangan, penasihat hukum Yogi sebelumnya telah mengajukan eksepsi. Namun, majelis hakim menolak eksepsi tersebut sehingga perkara berlanjut ke pemeriksaan pokok perkara.

Karena persidangan masih berlangsung dan belum terdapat putusan akhir, seluruh dalil yang disampaikan pihak terdakwa maupun jaksa masih harus dibuktikan melalui proses persidangan.

Yogi juga tetap memiliki hak untuk membela diri dan harus dianggap belum bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Internet dan Kebutuhan Masyarakat Mentawai

Kasus tersebut tidak hanya menyangkut persoalan perizinan, tetapi juga kembali menyoroti kebutuhan masyarakat Kepulauan Mentawai terhadap akses internet.

Sebagai wilayah kepulauan, Mentawai menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur. Dalam kondisi tertentu, akses komunikasi bahkan dapat menjadi kebutuhan penting untuk pelayanan publik, kesehatan, keamanan, pendidikan hingga penanganan keadaan darurat.

Kehadiran teknologi internet berbasis satelit seperti Starlink juga dinilai dapat menjadi salah satu alternatif untuk menghadirkan konektivitas di daerah yang belum terjangkau jaringan konvensional secara optimal.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebelumnya disebut melihat perkara ini dari dua sisi. Di satu sisi, penyelenggara layanan internet tetap harus memenuhi ketentuan perizinan. Namun di sisi lain, pemerintah juga mengakui adanya kebutuhan masyarakat Sikakap terhadap layanan internet yang lebih baik.

Komdigi disebut mendorong langkah pembinaan tanpa melakukan intervensi terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

Menunggu Pembuktian di Pengadilan

Perkara Yogi kini memasuki tahapan pemeriksaan pokok perkara di PN Padang. Keterangan saksi, dokumen, pendapat ahli dan alat bukti lainnya akan menjadi bagian dari proses pembuktian.

Publik pun menunggu bagaimana majelis hakim melihat perkara tersebut secara menyeluruh, termasuk aspek perizinan, kegiatan usaha, iktikad mengurus legalitas, serta manfaat layanan internet bagi masyarakat Sikakap.

Penegakan aturan di bidang telekomunikasi tetap diperlukan agar penyelenggaraan layanan berjalan tertib dan sesuai ketentuan. Namun, perkara ini juga menjadi perhatian karena menyangkut kondisi masyarakat di wilayah terpencil yang masih membutuhkan akses komunikasi.

Pada akhirnya, proses hukum diharapkan dapat berjalan secara objektif, transparan dan berkeadilan dengan tetap menghormati seluruh hak para pihak.

Hukum harus ditegakkan, namun konteks dan kepentingan masyarakat juga patut menjadi bagian dari pertimbangan dalam mencari keadilan.
Team ASANTARA. 

Bangun Fasilitas : Perkuat Mentalitas Prajurit


ONENEWSINDO.COM,Sorong PBD — Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru meresmikan Lapangan Tembak 45, Jogging Track, dan fasilitas Drumband Yonif 762/VYS di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Klawalu, Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (28/8/2026).

Peresmian fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya Kodam XVIII/Kasuari dalam mendukung pembinaan dan kesiapan prajurit. Lapangan Tembak 45 diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menembak dalam profesionalisme personel dalam melaksanakan tugas.

Sementara itu, keberadaan jogging track menjadi sarana untuk menjaga dannmeningkatkan kebugaran jasmani prajurit. Adapun fasilitas drumband dapat mendukung pembinaan mental, kedisiplinan, kekompakan, serta memperkuat jiwa korsa personel Yonif 762/VYS.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam berpesan agar seluruh fasilitas yang telah dibangun dimanfaatkan secara optimal dan dirawat dengan baik. Penggunaannya harus dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai ketentuan sehingga dapat menunjang kesiapan operasional satuan dalam menghadapi setiap tugas.

Rangkaian peresmian ditandai dengan penanaman pohon, pemotongan pita dan tumpeng, penandatanganan prasasti, serta demonstrasi prajurit Yonif 762/VYS. Kegiatan juga diwarnai penyerahan tali asih kepada para tokoh agama sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan TNI dengan masyarakat.

(Tim Pendam XVIII/Ksr/Red)

Selamat Prajurit Muda... Bangga dan Tangis Haru Warnai Pengumuman Caba PK TNI AD Gelombang III TA 2026 di Kodam XVIII/Kasuari




ONENEWSINDO.COM,.Manokwari - Suasana penuh harap dari hati seluruh Casis menyelimuti Aula Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Papua Barat, (28/8). Di tempat tersebut, hasil perjuangan para calon Bintara diumumkan melalui kegiatan Pengumuman Caba PK TNI AD Gelombang III TA 2026 tingkat Sub Panpus Kodam XVIII/Kasuari.

Pelaksanaan pengumuman turut diawasi Pawas Kol Inf Heru Agung A., S.I.P., M.I.P., Katimpam Kol Inf Abdul Haris, S.H., M.H., serta Sekretaris II Letkol Cpm Rifky Nurachman, S.H. Kehadiran unsur pengawasan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan seluruh proses berlangsung tertib dan transparan.

Total 109 peserta yang mengikuti Sidang Pantokhir, sebanyak 88 orang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS). Jumlah tersebut terdiri dari 56 peserta kecabangan Infanteri yang akan mengikuti pendidikan di Rindam XVIII/Kasuari, serta 32 peserta dari berbagai kecabangan kejuruan, di antaranya Pusdik Czi, Pusdik Cpl, Pusdik Cke, dan Pusdik Ckm.

Para calon prajurit yang terpilih diharapkan mampu menjalani pendidikan dengan penuh semangat dan disiplin, serta senantiasa menjaga nama baik TNI AD dan Kodam XVIII/Kasuari dalam setiap penugasan yang akan datang.

(Tim Pendam XVIII/Ksr/Red)

Ciptakan Suasana Aman dan Khidmat, Satgas Yonif 2 Marinir Amankan Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Deiyai


ONENEWSINDO.COM,Deiyai - Dalam rangka menjaga keamanan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat, personel Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 2 Marinir turut hadir dan melaksanakan pengamanan pada kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Masjiz Ash-Shiddiq Distrik Tigi Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, Sabtu (29/08/2026)
.
Kehadiran personel Satgas Yonif 2 Marinir bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan. Personel ditempatkan pada sejumlah titik di sekitar lokasi kegiatan serta melaksanakan pemantauan situasi selama acara berlangsung.

Selain menjalankan tugas pengamanan, prajurit Satgas Yonif 2 Marinir juga turut membaur bersama masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan. Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun hubungan harmonis antara TNI dengan masyarakat di wilayah penugasan.

Kmandan Satgas Yonif 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E. menyampaikan Partisipasi Satgas dalam kegiatan keagamaan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat serta wujud komitmen untuk senantiasa hadir memberikan rasa aman di tengah warga. Pengamanan dilaksanakan secara humanis dengan tetap mengedepankan komunikasi dan koordinasi bersama unsur terkait serta masyarakat setempat.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Yonif 2 Marinir berharap hubungan baik yang telah terjalin dengan masyarakat Deiyai dapat terus terpelihara. Sinergi dan kebersamaan antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, damai, dan kondusif.

(Tim Dispen Satgas Yonif 2 Marinir/Red)

Dari Wilayah Sorong Papua Barat Daya, Kapal Perang TNI AL Angkut Bantuan Untuk Korban Terdampak Gempa Bumi NTT


ONENEWSINDO.COM,Sorong PBD - Komandan Komando Daerah  TNI Angkatan Laut XIV (Komandan Kodaeral XIV) Sorong, Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., secara simbolis menyerahkan  bantuan bahan kontak kepada Komandan KRI Bawal-875 Letkol Laut (P) Bayu Indra Wirawan, S.H., yang selanjutnya akan disalurkan kepada korban terdampak bencana alam Gempa Bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu, adapun secara resmi pelepasan beberapa Kapal Perang TNI AL yang membawa bahan kontak menuju lokasi bencana di NTT, rencananya akan dilepas pada hari Minggu (30/08) oleh Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., di Dermaga Mako Koarmada III Katapop Kab Sorong Papua Barat Daya. Sabtu (29/08/2026).

Selanjutnya Kapal Perang TNI AL yaitu KRI Bawal-875 yang merupakan unsur Kapal Perang dari Satuan Kapal Patroli Kodaeral XIV Sorong bersama dengan unsur Kapal Perang Koarmada III akan menuju lokasi bencana gempa bumi di NTT dengan membawa bahan kontak berupa sembako, pakaian, obat-obatan dan keperluan lainnya yang sangat diperlukan oleh korban yang terdampak bencana alam Gempa Bumi NTT.

Setelah acara penyerahan bahan kontak, untuk memastikan keamanan logistik bahan kontak  selama perjalanan lintas laut, Komandan Kodaeral XIV Sorong bersama beberapa perwakilan instansi dan perusahaan yang turut serta berpartisipasi dalam bantuan bencana alam tersebut, melaksanakan peninjauan bahan kontak yang yang tersusun rapi diatas KRI Bawal-875.

Dikatakan Komandan Kodaeral XIV Sorong, kegiatan kemanusiaan ini merupakan wujud nyata tanggung jawab moral TNI Angkatan Laut dalam membantu masyarakat, khususnya yang terdampak bencana, adapun Misi tersebut dilaksanakan selaras dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar TNI AL, agar  senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keamanan laut, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut  Wadan Kodaeral XIV Laksamana Pertama TNI Tommy Herlambang, S.E., Pejabat Utama, Kasatker dan Komandan Satuan Kodaeral XIV, Perwakilan dari SKK Migas Papua Maluku, FM Pertamina EP Sorong, BRI Kota Sorong, RS Pertamina Sorong, dan Sous Chef Hotel Aston serta PT Kimia Farma.

(Kadispen Kodaeral XIV
Kolonel Laut (KH) R Doni Kundrat/Red)

Kuasa Hukum PT Salawati Jelaskan Tawaran RJ dalam Perkara Pembongkaran Rumah


ONENEWSINDO.COM,.Sorong, PBD - Perkara dugaan pembongkaran rumah keluarga (NK) yang terjadi beberapa waktu lalu dan telah di lakulan upaya restorative justice (RJ) sebanyak 2 kali yang difasilitasi penyidik Polresta Sorong belum menghasilkan kesepakatan antara pihak korban atau pelapor dan pihak terlapor atau tersangka.

Melalui Kuasa hukum Ibu LMT, Romeo Habary, S.H., menyatakan pihaknya telah mengikuti proses mediasi sebanyak dua kali. Mediasi kedua berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Hal tersebut di sampaikan Kepada wartawan, Sabtu (29/8/2026), Romeon menjelaskan bahwa pihaknya memilih mengikuti proses RJ dengan harapan persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui pendekatan pemulihan, bukan hanya berakhir pada proses hukum.

Menurut dia, mekanisme restorative justice pada prinsipnya diarahkan untuk mengembalikan keadaan serta menghadirkan rasa keadilan bagi korban maupun masyarakat. Karena itu, pihak ibu LMT melalui kuasa hukumnya mengajukan skema penyelesaian yang disebutnya cukup konkret.

Dalam proses RJ, pihak ibu LMT menyampaiakan tawaran bantuan berupa pembangunan satu uni rumah bagi keluarga korban sebagai bagian dari skema penyelesaian yang ditawarkan. Tawaran tersebut mencangkup rumah dengan empat kamar yang di lengkapai furniture. Selain pembangunan rumah, Ibu LMT juga menambah uang tunai sebesar Rp 50 juta sebagai bagian dari proposal penyelesaian RJ.

Dalam proposal tersebut juga terdapat tawaran dari pihak JG terkait penyedian lokasi tanah dan pengurusan dokumen pertanahan bagi korban sesuai dengan skema penyelesaian yang dibicarakan dalam RJ,

Pihak JG juga, menurut Romeon, menawarkan bantuan terhadap persoalan pendidikan, bantuan tersebut melalui program pendidikan kesetaraan sesuai dengan mekanismne yang berlaku.

Selama rumah baru dibangun, biaya kontrakan dan kebutuhan hidup korban juga disebut akan ditanggung oleh pihak JG.

Namun, proposal penyelesaian tersebut tidak diterima pihak korban atau pelapor. Romeon mengatakan dalam pertemuan RJ yang difasilitasi penyidik, pihak korban menyampaikan permintaan konpensasi sebesar Rp 1,5 miliar kepada para tersangka. Angka 1,5 Miliar tersebut merupakan permintaan yang disampaikan pihak korban dalam forum RJ dihadapan Penyidik. 

Perbedaan angka tersebut kemudian menjadi salah satu titik yang membuat proses mediasi belum mencapai kesepakatan. Dari perspektif pihak ibu LMT, nilai tawaran yang disampaikan sudah lebih dari sekadar penggantian nilai bangunan.

Menurut penilaian pihak ibu LMT bangunan tersebut diperkirakan memiliki nilai sekitar Rp 35 Juta dan merupakan bangunan semi permanen. Bangunan tersebut berada di atas tanah dengan status HPL 01 yang menurut keterangan milik pemerintah kota sorong.

Persoalan status lahan dan nilai kerugian inilah yang menjadi bagian dari perbedaan pandangan antara para pihak. Di satu sisi, korban atau pelapor menyampaikan tuntutan kerugian yang jauh lebih besar, sedangkan pihak ibu LMT melalui kuasa hukumnya skema yang ditawarkan dalam RJ tidak hanya mencangkup nilai bangunan, tetapi juga pembangunan rumah, furniture, bantuan tunai serta bentuk bantuan lainnya. Dalam perkara ini, tiga orang disebut berstatus tersangka, yakni RYK, LMT, dan JG. Terkait tidak dilakukannya penahanan terhadap para tersangka, Romeo menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan berada di tangan pihaknya,"tuturnya".

Lanjut Kuasa hukum, penahanan merupakan kewenangan penyidik dengan mempertimbangkan ketentuan dan persyaratan hukum yang berlaku.

"Soal kenapa mereka tidak ditahan itu kewenangan penyidik, dengan mempertimbangkan semua aspek dan syarat-syarat yang telah diatur berdasarkan pasal 100 ayat (5) KUHAP," kata Romeon.

Perkara ini selanjutnya masih bergantung pada proses hukum yang dilakukan aparat penegak hukum. Sementara itu, seluruh pihak tetap memiliki hak untuk memberikan keterangan dan pembelaan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku serta menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Kuasa hukum menegaskan bahwa penyampaian tawaran tersebut dalam forum RJ merupakan bagian dari upaya penyelesaian secara damai dan tidak dapat ditafsirkan sebagai pengakuan atas kesalahan pidana maupun pengakuan terhadap nilai kerugian yang diminta pihak korban.

(Tim/Red)

Maulid Nabi 1448 H, Prajurit dan Persit Kodam XVIII/Kasuari Teladani Akhlak Rasulullah, Perkuat Pengabdian kepada Bangsa dan Rakyat


ONENEWSINDO.COM,..Manokwari, PB - Prajurit Kodam XVIII/Kasuari dan anggota Persit KCK PD XVIII/Kasuari memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Istiqlal Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Papua Barat, Jumat (28/8/2026). Di tengah tantangan yang semakin kompleks, prajurit dituntut profesional, responsif, inovatif, modern, dan adaptif, tanpa meninggalkan iman, moral, dan akhlak..

Dalam sambutan Pangdam XVIII/Kasuari yang dibacakan Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dian Hardiana, S.I.P., disampaikan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar tradisi keagamaan, melainkan momentum untuk meneladani akhlak, kepemimpinan, dan perjuangan Rasulullah SAW. Nilai kejujuran, amanah, disiplin, kepedulian, serta persatuan dinilai penting menjadi landasan prajurit dalam melaksanakan tugas. Sejalan dengan tema “Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat, TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia Maju dan Berdaulat,” prajurit diajak memperkuat kebersamaan dan kemanunggalan dengan rakyat. 

Sementara itu, Ustaz Abdul Azis, S.E., dalam tausiahnya mengingatkan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah membeda-bedakan umatnya dan senantiasa memikirkan keselamatan umat di dunia maupun akhirat. Ia juga menyampaikan pentingnya mencintai dan membela tanah air sebagai bagian dari iman.

Rangkaian peringatan ditutup dengan doa bersama, memohon pertolongan Allah SWT agar bangsa Indonesia diberikan kekuatan lahir dan batin untuk menghadapi berbagai tantangan, pulih, dan bangkit dari segala kesulitan. 

(Tim Pendam XVIII/Ksr/Red)

Bangun Penghubung, Bukti Negara Hadir, Peduli dan Mengabdi untuk Masyarakat




ONENEWSINDO.COM,Kota Sorong PBD — Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru meresmikan Jembatan Garuda di Kelurahan Klamana, Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, Jumat (28/8/2026). 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Danrem 181/PVT Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P., Sekda Prov. Papua Barat Daya Drs. Yakob Kareth, M.Si., Kapolresta Sorong Kombes Pol. Amry Siahaan, S.I.K., M.H., Ketua DPRD Kota Sorong Drs. Ec. Jhon Lewerissa, Dandim 1802/Sorong Letkol Inf Nehemia Urim Perdana, S.I.P., serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan warga Kelurahan Klamana.

Jembatan sepanjang 10 meter dan lebar 5 meter ini menghubungkan Kelurahan Klamana dengan Kelurahan Klablim serta manfaatnya dirasakan bagi sekitar 2.438 jiwa. 
Tak hanya mendukung aktivitas masyarakat, jembatan ini juga memudahkan akses pelajar menuju SMP Negeri 3, SMP Negeri 7, SMK Negeri 3 Kota Sorong, Yayasan Emeyodere, dan Yayasan Cahaya Islam Papua. 

Pangdam mengajak warga bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut agar manfaatnya terus dirasakan serta menjadi penghubung aktivitas dan harapan masyarakat menuju masa depan yang lebih baik.

(Tim Pendam XVIII/Ksr/Red)

Tunjukkan Kesiapan Tempur Melalui Manlap MGSB 2026, Koarmada III dan Polri Bersama Instansi Terkait Bersinergi Amankan PBD


ONENEWSINDO.COM,..Kota Sorong, Papua Barat Daya - Kesiapan operasional prajurit TNI Angkatan Laut dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan kembali diuji di wilayah Papua Barat Daya. Koarmada III melaksanakan Manuver Lapangan (Manlap) Latihan Operasi Mengatasi Gerakan Separatis Bersenjata (MGSB) Tahun Anggaran 2026 di kawasan Pantai Reklamasi Sorong Modern, Jalan Yos Sudarso, Kampung Baru, Kota Sorong, Sabtu (29/8/2026).

Latihan tersebut dipimpin langsung Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Dato Rusman Sutan Nurdin, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., dan diikuti sekitar 80 personel dari unsur TNI, Polri serta instansi terkait. Kehadiran para pejabat utama Koarmada III, Kodaeral XIV, Pasmar 3, TNI AD, Polda Papua Barat Daya, Polresta Sorong hingga unsur pemerintah daerah memperlihatkan kuatnya keterpaduan dalam mendukung kesiapsiagaan keamanan di wilayah timur Indonesia.

Manlap MGSB TA 2026 tidak sekadar menjadi ajang untuk menguji kemampuan tempur prajurit, tetapi juga menjadi sarana mengukur kecepatan respons, ketepatan koordinasi serta kemampuan setiap unsur dalam menghadapi situasi kontinjensi yang berkembang secara cepat di wilayah perairan dan pesisir.

Dalam skenario latihan, situasi diawali dengan adanya insiden orang jatuh ke laut dari KM Rimba Nusantara Lestari Sejahtera. Dua anak buah kapal disimulasikan terjun ke laut ketika kapal sedang berlayar. Informasi kejadian segera diteruskan kepada unsur pengendali operasi dan Kantor Pencarian dan Pertolongan untuk mendapatkan respons sesuai prosedur.

Belum selesai penanganan insiden tersebut, situasi berkembang ketika KRI Panah-626 mendeteksi adanya perahu mencurigakan yang bergerak mendekati KM Rimba Nusantara. Kondisi ini menjadi bagian dari skenario ancaman yang menuntut unsur pengamanan untuk mengambil tindakan secara cepat dan terukur.

Tim Visit, Board, Search and Seizure (VBSS) Kopaska kemudian bergerak menggunakan unsur kapal cepat menuju sasaran. Tim pertama melaksanakan boarding, sedangkan tim berikutnya melakukan pengamanan terhadap kapal dan lingkungan sekitar. Secara bersamaan, unsur Satrol Kodaeral XIV bersama Polairud melakukan pengejaran terhadap perahu yang disimulasikan membawa kelompok separatis bersenjata.

Gerakan tersebut memperlihatkan bagaimana unsur laut dapat bergerak dalam satu pola operasi ketika menghadapi ancaman terhadap kapal dan aktivitas pelayaran. Koordinasi antarsatuan menjadi faktor penting untuk memastikan setiap tindakan dapat dilakukan secara terukur dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan.

Setelah kapal berhasil dikuasai dalam skenario latihan, rangkaian kegiatan berlanjut dengan keterlibatan unsur Bea Cukai. Kapal Patroli Bea Cukai BC 30007 mendekati KM Rimba Nusantara untuk melaksanakan pemeriksaan dokumen dan manifes. Tahapan ini sekaligus menggambarkan keterlibatan instansi pemerintah dalam menjaga keamanan serta ketertiban aktivitas pelayaran dan distribusi barang di wilayah perairan.

Latihan juga menampilkan kemampuan penanganan keadaan darurat lainnya melalui simulasi penanggulangan tumpahan minyak atau oil spill di laut yang melibatkan unsur Pertamina. Skenario tersebut menegaskan bahwa ancaman di wilayah maritim tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga dapat menyangkut keselamatan pelayaran dan dampak terhadap lingkungan laut.

Pada bagian lain, kemampuan unsur pasukan khusus TNI AL ditampilkan melalui penyelesaian sasaran darat oleh Satkopaska bersama unsur Taifib Pasmar 3. Peragaan tersebut menjadi bagian dari skenario operasi yang menggambarkan kesinambungan penanganan ancaman dari wilayah laut hingga sasaran di daratan.

Rangkaian manuver kemudian ditutup dengan pergerakan KM Rimba Nusantara menuju Dermaga Kodaeral XIV setelah selesai mengangkat jangkar. Kapal tersebut dikawal KRI Mata Bongsang-873, KRI Panah-626 dan Kapal Patroli Bea Cukai BC 30007 dalam satu formasi pengawalan.

Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Dato Rusman Sutan Nurdin mengatakan bahwa latihan ini merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Laut untuk memastikan prajurit senantiasa memiliki kemampuan dan kesiapan dalam menghadapi perkembangan situasi di wilayah tugas.

“Latihan ini untuk meningkatkan profesionalisme sekaligus membangun sinergitas. Kita melatih bagaimana seluruh unsur dapat bergerak secara terkoordinasi, baik lintas matra maupun bersama instansi sipil ketika menghadapi potensi ancaman dan kondisi krisis,” ujar Pangkoarmada III.

Menurutnya, pola latihan yang melibatkan berbagai unsur menjadi penting karena penanganan kondisi kontinjensi di wilayah perairan tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Diperlukan komunikasi yang efektif, kesamaan pemahaman dan kemampuan untuk mengambil tindakan secara cepat sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Pangkoarmada III juga menegaskan bahwa situasi keamanan di wilayah perairan Papua Barat Daya saat ini berada dalam kondisi aman dan terkendali. Kendati demikian, kesiapsiagaan tetap dipertahankan melalui kegiatan patroli dan pengawasan secara berkelanjutan.

“Patroli penyekatan di titik-titik yang dianggap rawan tetap kita laksanakan secara intensif selama 24 jam. Ini merupakan bentuk kesiapsiagaan untuk mengantisipasi setiap kemungkinan yang dapat mengganggu keamanan,” tegasnya.

Ia menambahkan, latihan yang dilaksanakan secara rutin menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan satuan. Setiap kegiatan lapangan harus menghasilkan evaluasi yang dapat digunakan untuk memperbaiki pola koordinasi, meningkatkan kemampuan personel dan menyempurnakan respons terhadap berbagai kemungkinan ancaman.

Di sisi lain, keterlibatan unsur TNI, Polri, Basarnas, Bea Cukai, Pertamina dan pemerintah daerah dalam Manlap MGSB TA 2026 memperlihatkan bahwa keamanan wilayah perairan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi lintas instansi.

Dengan kemampuan yang terus diasah dan koordinasi yang semakin solid, Koarmada III berkomitmen menjaga kesiapan operasional sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat yang melaksanakan aktivitas di wilayah perairan Papua Barat Daya dan kawasan Indonesia bagian timur.

Pelaksanaan Manlap MGSB TA 2026 di Kota Sorong dalam keadaan aman dan lancar. Seluruh rangkaian latihan selanjutnya menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan profesionalisme prajurit serta memperkuat kesiapsiagaan dan sinergitas seluruh unsur dalam menghadapi setiap bentuk kontinjensi di wilayah tugas Koarmada III.

(Tim/Red)

Koarmada III Gelar Manlap MGSB 2026, Uji Kesiapsiagaan Operasi Hadapi Ancaman di PBD



ONENEWSINDO.COM,..Sorong, PBD — Kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut kembali diuji melalui pelaksanaan Manuver Lapangan (Manlap) Latihan Operasi Mengatasi Gerakan Separatis Bersenjata (MGSB) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di wilayah perairan Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dan dipusatkan di kawasan Pantai Reklamasi Sorong Modern, Jalan Yos Sudarso, Kampung Baru, Kota Sorong, dengan melibatkan sekitar 100 personel dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, Basarnas, Bea Cukai, Pertamina, serta sejumlah instansi terkait.

Manlap tersebut dipimpin langsung oleh Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Dato Rusman Sutan Nurdin, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla. Turut hadir Dankodaeral XIV Laksda TNI Djatmoko, S.T., M.M., CHRMP., Danpasmar 3 Mayjen TNI Mar Andi Rahmat M., Kas Koarmada III Laksma TNI Anung Sutanto, S.Sos., M.Si., M.Han., serta jajaran pejabat Koarmada III, Pasmar 3, Kodaeral XIV, TNI AD, Polri dan Forkopimda Papua Barat Daya.

Latihan dirancang untuk menggambarkan situasi kontinjensi yang membutuhkan kecepatan bertindak, ketepatan pengambilan keputusan dan kemampuan koordinasi antarsatuan. Dalam skenario latihan, unsur yang terlibat dituntut mampu merespons secara terpadu terhadap gangguan keamanan yang terjadi di wilayah perairan sekaligus memastikan keselamatan personel dan objek yang berada di kawasan tersebut.

Rangkaian latihan diawali dengan penyampaian narasi situasi latihan. Skenario kemudian berkembang dengan adanya kejadian orang jatuh ke laut dari KM Rimba Nusantara Lestari Sejahtera. Dua anak buah kapal disimulasikan terjun ke laut sehingga memicu respons cepat unsur terkait. Informasi kejadian diteruskan kepada Force Operation Command (FOC) dan unsur pencarian dan pertolongan untuk segera dilakukan penanganan.

Di tengah situasi tersebut, unsur KRI mendeteksi adanya perahu mencurigakan yang bergerak mendekati kapal. Kondisi itu menjadi bagian dari skenario ancaman yang harus direspons dengan cepat dan terukur.

Tim Visit, Board, Search and Seizure (VBSS) Kopaska kemudian diterjunkan menggunakan unsur kapal cepat untuk melaksanakan pemeriksaan dan pengamanan. Tim pertama melaksanakan boarding, sementara tim kedua menjalankan pengamanan terhadap kapal dan area sekitarnya. Pada saat yang sama, unsur Satrol dan Polairud melakukan pengejaran terhadap perahu yang disimulasikan berkaitan dengan kelompok separatis bersenjata.

Melalui koordinasi antarsatuan, unsur VBSS berhasil menguasai KM Rimba Nusantara dalam skenario latihan. Tahapan tersebut menggambarkan kemampuan prajurit dalam melaksanakan operasi secara terkoordinasi, sekaligus menguji komunikasi dan respons antarelemen yang terlibat.

Latihan tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan. Unsur Bea Cukai juga dilibatkan melalui skenario pemeriksaan dokumen dan manifes kapal menggunakan Kapal Patroli Bea Cukai BC 30007. Keterlibatan unsur sipil dan instansi pemerintah tersebut menjadi gambaran pentingnya keterpaduan dalam menjaga keamanan, keselamatan pelayaran dan aktivitas ekonomi di wilayah perairan.

Selain itu, latihan turut menampilkan simulasi penanganan kejadian tumpahan minyak di laut yang melibatkan unsur Pertamina. Skenario tersebut memperlihatkan bahwa penanganan keadaan darurat di laut membutuhkan respons lintas sektor, bukan hanya dari unsur pertahanan dan keamanan, tetapi juga instansi yang memiliki kemampuan teknis sesuai bidangnya.

Pada tahapan berikutnya, kemampuan unsur pasukan khusus TNI AL juga ditampilkan melalui penyelesaian sasaran darat oleh Satkopaska bersama unsur Taifib Pasmar 3. Peragaan tersebut menjadi bagian dari pengujian kemampuan operasional dalam menghadapi perkembangan situasi dari laut menuju darat.

Seluruh rangkaian manuver berlangsung secara terkoordinasi hingga KM Rimba Nusantara selesai mengangkat jangkar dan bergerak menuju Dermaga Kodaeral XIV dengan pengawalan unsur KRI Mata Bongsang-873, KRI Panah-626 dan Kapal Patroli Bea Cukai BC 30007.

Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Dato Rusman Sutan Nurdin mengatakan, latihan tersebut menjadi sarana penting untuk mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan prajurit dalam menghadapi berbagai kemungkinan ancaman dan krisis di wilayah tugas.

Menurutnya, profesionalisme tidak hanya dibangun melalui kemampuan masing-masing satuan, tetapi juga melalui kemampuan bekerja bersama dalam satu pola operasi yang terkoordinasi.

“Latihan ini dirancang untuk melatih kemampuan prajurit dalam menggelar aksi yang terkoordinasi, baik lintas matra maupun bersama instansi sipil, sehingga setiap unsur memiliki kesiapan yang sama ketika menghadapi potensi ancaman maupun kondisi krisis,” jelas Pangkoarmada III.

Ia menegaskan bahwa sinergitas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan wilayah Papua Barat Daya dan kawasan Indonesia bagian timur. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antarlembaga harus terus dibangun melalui latihan bersama maupun kegiatan operasional di lapangan.

“Situasi perairan saat ini aman dan terkendali. Namun demikian, pengawasan dan patroli penyekatan di sejumlah titik rawan tetap dilaksanakan secara intensif selama 24 jam. Hal ini merupakan bagian dari upaya mengantisipasi setiap kemungkinan gangguan keamanan,” tegasnya.

Pangkoarmada III juga menekankan bahwa kesiapsiagaan bukan semata-mata ditunjukkan ketika terjadi gangguan, tetapi harus dibangun secara berkelanjutan melalui latihan, evaluasi dan peningkatan kemampuan personel.

Pelaksanaan Manlap MGSB TA 2026 di Sorong sekaligus menjadi momentum untuk mengevaluasi kesiapan setiap unsur yang terlibat, mulai dari kemampuan komunikasi, kecepatan respons, pengambilan keputusan hingga koordinasi dalam menghadapi situasi yang berkembang secara dinamis.

Keterlibatan TNI, Polri, Basarnas, Bea Cukai, Pertamina dan unsur pemerintah daerah memperlihatkan bahwa upaya menjaga keamanan dan keselamatan wilayah perairan membutuhkan kerja bersama yang solid. Dengan pola koordinasi yang semakin kuat, setiap potensi gangguan diharapkan dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat, tepat dan terukur.

Koarmada III bersama seluruh unsur terkait berkomitmen mempertahankan kesiapsiagaan dalam rangka mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas di wilayah Papua Barat Daya.

Latihan tersebut berlangsung aman dan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan selanjutnya menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kesiapan operasional serta memperkuat sinergitas antarsatuan dan instansi dalam menghadapi berbagai bentuk kontinjensi di wilayah tugas Koarmada III.

(Tim/Red)

Penuh Kehangatan, Satgas Yonif 2 Marinir Hadirkan Keceriaan Bersama Anak-Anak Komopa


ONENEWSINDO.COM,..Paniai - Kehadiran prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas pengamanan, tetapi juga melalui pendekatan humanis dengan membangun kedekatan bersama warga, khususnya anak-anak di wilayah Kampung Komopa Distrik Aradide, Paniai, Jumat (28/08/2026)

Dalam suasana penuh keakraban, personel Satgas Yonif 2 Marinir tampak berinteraksi dan bercengkerama bersama anak-anak Komopa. Senyum, tawa, serta komunikasi sederhana yang terjalin menjadi gambaran hangatnya hubungan antara prajurit dengan masyarakat setempat.

Momen kebersamaan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Satgas Yonif 2 Marinir terhadap lingkungan sekitar. Melalui pendekatan yang ramah dan penuh kekeluargaan, para prajurit berupaya menciptakan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan masyarakat sejak dari generasi muda..

"Satgas Yonif 2 Marinir  hadir sebagai bagian dari masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas negara, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial dan komunikasi yang mampu mempererat hubungan dengan warga." Ungkap Danstagas Yonid 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E.

Kebersamaan bersama anak-anak Komopa tersebut menjadi potret sederhana namun bermakna bahwa kedekatan, kepedulian, dan rasa kekeluargaan dapat menjadi jembatan dalam membangun hubungan yang harmonis antara prajurit TNI dengan masyarakat.

(Tim Dispen Satgas Yonif 2 Marinir/Red)

Satgas Yonif 2 Marinir Dukung Petani Lokal, Hasil Tani Warga Pasir Putih Diborong


ONENEWSINDO.COM,Paniai - Satgas Pamtas RI-PNG MobileYonif 2 Marinir terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah penugasan. Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut dilakukan dengan membeli atau memborong hasil pertanian milik warga Kampung Pasir Putih Distrik Ekadide, Kabupaten Paniai, Sabtu (29/08/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Satgas Yonif 2 Marinir dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus memberikan semangat kepada para petani lokal agar terus produktif mengelola lahan pertanian mereka.

Hasil pertanian yang dibeli merupakan hasil kebun yang selama ini menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat. Dengan membeli langsung dari warga, personel Satgas turut membantu memperluas pemasaran hasil tani sekaligus memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada para petani.

Komandan Satgas Yonif 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan bahan pangan personel, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap usaha dan kerja keras masyarakat setempat.

“Dengan membeli hasil pertanian langsung dari masyarakat, kami berharap dapat membantu meningkatkan pendapatan warga sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar terus mengembangkan potensi pertanian yang ada di kampung,” ujarnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata bahwa keberadaan Satgas tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga hadir untuk membantu masyarakat serta mendukung pembangunan dan perekonomian lokal.

(Tim Dispen Satgas Yonif 2 Marinir/Red)

Bersama Warga, Satgas Yonif 2 Marinir Sisir Wilayah Rawan Karhutla di Kampung Boutai Dagouto



ONENEWSINDO.COM,.Paniai - Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 2 Marinir bersama masyarakat Kampung Boutai Dagouto Distrik Wage Muka Kabupaten Enarotali, melaksanakan patroli dan pengecekan wilayah sebagai langkah antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Jumat (28/08/2026).

Kegiatan patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi terjadinya kebakaran, khususnya kawasan dengan vegetasi kering dan lahan terbuka. Personel Satgas bersama warga secara langsung memantau kondisi lingkungan guna memastikan tidak terdapat titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu Karhutla.

Selain melaksanakan pengecekan wilayah, personel Satgas Yonif 2 Marinir juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta menghindari aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan yang dapat menimbulkan kebakaran dan berdampak luas bagi masyarakat.

Keterlibatan warga dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara Satgas Yonif 2 Marinir dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di Kampung Boutai Dagouto.

Dansatgas Yonif 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., menyampaikan bahwa patroli bersama masyarakat merupakan langkah preventif untuk mendeteksi secara dini potensi Karhutla sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak. Melalui patroli bersama ini, kami ingin memastikan kondisi wilayah tetap aman sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Yonif 2 Marinir berharap komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat semakin kuat sehingga setiap potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sejak dini.

(Tim Humas Satgas Yonif 2 Marinir/Red)

Tatap Muka Bersama Personel Polres Maybrat, Kapolda PBD Tekankan Polri Harus Hadir dan Dirasakan Masyarakat



ONENEWSINDO.COM,..Maybrat PBD – Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han., melaksanakan tatap muka bersama personel Polres Maybrat dalam rangka memberikan arahan dan penekanan terkait pelaksanaan tugas kepolisian, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tatap muka tersebut menjadi momentum bagi Kapolda Papua Barat Daya untuk berinteraksi secara langsung dengan seluruh personel sekaligus menyampaikan sejumlah penekanan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa setiap anggota Polri harus mampu hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Personel diminta untuk tidak sekadar mengejar penilaian pimpinan, tetapi menunjukkan kinerja nyata melalui pelayanan yang cepat, responsif, humanis dan profesional.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya kepekaan personel dalam membaca situasi serta melakukan antisipasi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, sinergitas dengan Pemerintah Daerah, TNI, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Maybrat.

Dalam bidang penegakan hukum, Kapolda menekankan agar setiap proses dilakukan secara profesional, transparan, objektif dan berkeadilan dengan tetap menjunjung tinggi hukum serta hak asasi manusia.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga disiplin, integritas dan nama baik institusi Polri serta menggunakan media secara bijak dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Jadilah anggota Polri yang hadir untuk masyarakat. Berikan pelayanan terbaik dan tunjukkan pengabdian melalui kerja nyata,” menjadi salah satu penekanan Kapolda dalam arahannya.

Kapolda berharap seluruh personel Polres Maybrat mampu menerapkan setiap arahan tersebut dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga kehadiran Polri semakin dipercaya dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Tatap muka berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diikuti seluruh personel Polres Maybrat dengan penuh perhatian. Kegiatan berjalan aman dan lancar.

(Tim Humas Polres Maybrat/Red)

Kapolda Papua Barat Daya Laksanakan Kunjungan Kerja di Polres Maybrat*


ONENEWSINDO.COM,Maybrat PBD – Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han., melaksanakan kunjungan kerja di Polres Maybrat, Jumat (28/8/2026).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Kapolda Papua Barat Daya didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Daya, Ny. Loury Audie Latuheru, serta sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Barat Daya.

Kedatangan Kapolda Papua Barat Daya bersama rombongan mendapat sambutan dari jajaran Polres Maybrat. Turut hadir dalam penyambutan Bupati Maybrat bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Maybrat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur terkait lainnya.

Kehadiran unsur Pemerintah Kabupaten Maybrat dan berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi wujud sinergitas dan dukungan bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban serta menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Kabupaten Maybrat.

Rombongan kunjungan kerja Kapolda Papua Barat Daya turut diikuti oleh sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Barat Daya, di antaranya Irwasda, Karoops, Karorena, Karo SDM, Karolog, Dirintelkam, Dirresnarkoba, Dirlantas, Dirbinmas, Dirsamapta, Dirpamobvit, Dansat Brimob, Kabid Propam, Kabid Dokkes dan Koors Proprim Polda Papua Barat Daya.

Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari agenda pimpinan dalam rangka pembinaan, monitoring serta penguatan koordinasi dengan jajaran kewilayahan, khususnya Polres Maybrat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Papua Barat Daya melihat secara langsung kesiapan personel dan pelaksanaan tugas di jajaran Polres Maybrat. Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi dan soliditas antara Polda Papua Barat Daya dengan Polres Maybrat.

Kapolda menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga profesionalisme, disiplin dan integritas dalam melaksanakan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain itu, Kapolda menegaskan pentingnya memperkuat sinergitas dengan Pemerintah Daerah, TNI, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut Kapolda, keberhasilan dalam menjaga kamtibmas tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh komponen masyarakat.

Kunjungan kerja tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian personel Polres Maybrat agar senantiasa hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman serta mewujudkan pelayanan kepolisian yang cepat, humanis dan profesional.

Kegiatan kunjungan kerja Kapolda Papua Barat Daya bersama rombongan di Polres Maybrat berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan serta berjalan aman dan lancar.

(Tim Humas Polres Maybrat/Red)

Polda Papua Barat Daya Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Personel untuk Layani Wisatawan Asing


ONENEWSINDO.COM,Sorong PBD - Polda Papua Barat Daya terus meningkatkan kompetensi personel dalam mendukung pelayanan kepolisian yang semakin profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk wisatawan mancanegara..

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pembelajaran bahasa Inggris bagi personel kepolisian. Kegiatan ini telah berlangsung hingga saat ini dan diikuti oleh perwakilan personel yang dipersiapkan untuk memiliki kemampuan komunikasi dasar hingga mendukung pelayanan menggunakan bahasa Inggris.

Dalam pembelajaran tersebut, Kasubid PID Bidang Humas Polda Papua Barat Daya Kompol Jenny S.A. Hengkelare bertindak sebagai pengajar, bersama empat personel yang memiliki kemampuan bahasa Inggris dan turut membantu dalam proses pembelajaran.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi personel dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan asing yang berkunjung ke wilayah Papua Barat Daya. Selain itu, pembelajaran bahasa Inggris menjadi salah satu langkah dalam mendukung rencana pembentukan Police Tourist, yakni personel kepolisian yang dipersiapkan untuk memberikan pelayanan dan pendampingan kepada wisatawan mancanegara.

Kompol Jenny S.A. Hengkelare mengatakan, kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting bagi personel, khususnya dalam menghadapi perkembangan sektor pariwisata di Papua Barat Daya.

“Pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan personel dalam berkomunikasi dengan wisatawan asing, sehingga pelayanan kepolisian dapat diberikan secara lebih efektif, ramah, dan profesional,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Papua Barat Daya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menghadirkan pelayanan kepolisian yang adaptif terhadap perkembangan pariwisata dan kebutuhan masyarakat internasional.

Pembentukan Police Tourist diharapkan nantinya dapat menjadi salah satu bentuk pelayanan unggulan Polda Papua Barat Daya dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan mancanegara selama berada di wilayah Papua Barat Daya.

(Tim Humas Polda PBD/Red)